Judul: Keluhan Mahasiswa UT Berlanjut: Biaya Perubahan Jadwal Ujian Online Jadi Sorotan Utama, Petisi Disiapkan
Jakarta, 29 November 2025 – Gelombang keluhan dari mahasiswa Universitas Terbuka (UT) terkait sistem dan pelayanan manajemen kampus terus berlanjut. Setelah sebelumnya menyoroti berbagai permasalahan seperti sistem penilaian yang tidak konsisten, kurangnya transparansi nilai, dan komunikasi yang kurang efektif antara dosen dan mahasiswa, kini biaya perubahan jadwal ujian online menjadi isu utama yang memicu kekecewaan.
Biaya Perubahan Jadwal Ujian Online Jadi Polemik:
Seperti yang telah diberitakan sebelumnya (25 November 2025), mahasiswa UT mengkritisi kebijakan biaya perubahan jadwal ujian online. Mahasiswa, khususnya yang berstatus karyawan, merasa terbebani dengan biaya ini. Seorang mahasiswa berinisial R, yang bekerja di pedalaman Kalimantan, mengungkapkan bahwa jadwal ujian yang seringkali berada di jam kerja normal membuatnya harus mengajukan cuti. Namun, jika ia memilih untuk memindahkan jadwal ujian, ia dikenakan biaya tambahan.
“Jika jadwal Ujian Online diberikan pada kami saat jam kerja normal pada hari kerja dan kami kesulitan mendapatkan izin cuti, maka pindah hari terkesan seperti sengaja mengkomersilkan posisi kami,” ujar R. Ia menambahkan kesiapannya untuk mengikuti ujian di Jakarta dengan segala konsekuensinya, termasuk membeli tiket pesawat pulang pergi. “Resiko saya sudah niat kuliah, tapi kenapa sih ngga ditaruh di week end saja, udah gitu pindah hari dan tempat ujian harus bayar. kalau 8 mata kuliah dikalikan 100ribu sudah 800rb sendiri… bagi saya yang cuma karyawan rendahan itu begitu mahal.”
Petisi Penolakan Kebijakan Disiapkan:
Menanggapi situasi ini, seorang mahasiswa dengan nama samaran Stroberi menyampaikan akan membuat petisi untuk menolak kebijakan kampus yang dianggap membebani mahasiswa. Petisi ini akan diluncurkan jika pihak manajemen kampus tidak segera memberikan solusi yang ideal.
Tanggapan Universitas Terbuka:
Sebelumnya, Wakil Rektor 1 UT, Prof. Rahmat Budiman Ph. D., telah menyampaikan tanggapan terkait keluhan mahasiswa secara umum. Pihak UT mengklaim telah menyediakan berbagai sarana komunikasi dan sosialisasi kebijakan akademik. Namun, hingga saat ini, belum ada tanggapan spesifik mengenai keluhan terkait biaya perubahan jadwal ujian online.
Tuntutan Mahasiswa:
Secara garis besar, mahasiswa UT menuntut:
- Transparansi biaya dan sistem perubahan jadwal ujian online.
- Fleksibilitas jadwal ujian yang sesuai dengan kondisi mahasiswa, khususnya yang berstatus karyawan.
- Peningkatan komunikasi dan responsivitas pihak kampus terhadap keluhan mahasiswa.
Redaksi infokotaonline.com terus memantau perkembangan situasi ini dan akan terus berupaya menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepada publik. Kami masih menunggu tindakan nyata dari pihak kampus untuk memberikan solusi yang ideal bagi mahasiswa terkait isu biaya perubahan jadwal ujian online dan keluhan-keluhan lainnya.
Jurnalis juga seorang Konsultan Pertanian.
