Infokotaonline.com
Pekalongan – Iqro Klub Kabupaten Pekalongan menggelar pelatihan jurnalistik bertema “Peran Jurnalistik dalam Dakwah di Akhir Zaman” pada Minggu (14/9/2025). Kegiatan yang dipusatkan di markas Iqro Klub tersebut menyasar pelajar dan mahasiswa sebagai langkah awal menanamkan keterampilan dasar jurnalistik sekaligus memperkuat literasi dakwah.
Pelatihan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB itu diikuti dengan antusias oleh peserta muda. Panitia penyelenggara, Riayanah dan Vika, menyampaikan bahwa tujuan kegiatan adalah membekali generasi muda agar lebih kritis dalam menerima informasi serta mampu mengolahnya menjadi karya jurnalistik yang bermanfaat.
“Bentuk kegiatan hari ini yaitu pelatihan jurnalistik. Fokusnya membekali anak-anak Iqro Klub yang masih muda dengan strategi praktis sebelum benar-benar terjun ke dunia jurnalistik,” ujar Riayanah.
Lebih jauh, ia menekankan pentingnya sikap selektif dalam menyikapi isu yang beredar di masyarakat. “Informasi jangan ditelan mentah-mentah. Harus divalidasi dulu kebenarannya, terutama terkait isu-isu aktual,” tambahnya.
Menulis yang Bernilai, Bukan Sekadar Teks
Sebagai narasumber, panitia menghadirkan Handono Warih, Pimpinan Redaksi infokota.online (PT Media Mutiara Citra) yang berkantor pusat di Bogor. Putra asli Wonopringgo itu membawakan materi seputar isu-isu terkini, regulasi produksi berita, hingga kiat menulis yang aman secara hukum sekaligus memiliki nilai historis.

Dalam pemaparannya, Handono menekankan bahwa tulisan bukan sekadar tumpukan kata. “Yang terpenting adalah bagaimana menanamkan nilai moral dan dakwah dalam setiap tulisan. Jangan hanya ‘nyampah teks’. Tulisan yang baik akan hidup, bisa dibaca ulang, dan memberi manfaat bagi siapa pun,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan peserta agar senantiasa berhati-hati dalam mengutip sumber. “Jangan mudah percaya pada satu postingan. Pastikan klarifikasi, konfirmasi, cross-check—check and recheck. Itulah yang membedakan berita dengan opini liar,” tegas Handono.

Melahirkan Jurnalis Muda yang Kritis dan Islami
Di akhir kegiatan, panitia maupun pemateri berharap pelatihan ini menjadi langkah awal melahirkan jurnalis muda yang kritis, cerdas, serta mampu mengintegrasikan nilai dakwah dalam karya jurnalistiknya.
“Kami ingin peserta lebih peka terhadap fenomena di sekitar, lalu menuliskannya dengan semangat dakwah yang memberi pengaruh positif,” ungkap panitia.
Pelatihan jurnalistik ini diharapkan menjadi bekal berharga bagi pelajar dan mahasiswa di Kabupaten Pekalongan agar tidak sekadar menjadi konsumen informasi, tetapi juga produsen konten yang berintegritas.
(war)
