PEKALONGAN, — Lembaga Pendidikan Islam Terpadu (LPIT) Insan Mulia Kajen melaksanakan penyembelihan hewan kurban dalam rangka peringatan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Kamis (28/5/2026). Kegiatan ini melibatkan tiga unit pendidikan, yakni PAUD, TKIT, dan SDIT Insan Mulia.
Ketua Panitia Penyembelihan Hewan Kurban LPIT Insan Mulia, Rizka Yulianto, menyampaikan bahwa pada tahun ini jumlah pekurban mencapai 87 orang. Dari jumlah tersebut, terkumpul hewan kurban sebanyak 10 ekor sapi dan 17 ekor kambing.
“Awalnya kami menargetkan satu kelas bisa berkontribusi satu sapi. Namun dalam realisasinya, alhamdulillah terkumpul 87 pekurban dengan total 10 sapi dan 17 kambing,” ujarnya.
Ia menjelaskan, para pekurban berasal dari berbagai unsur, mulai dari wali murid, tenaga pendidik, hingga alumni. Menurutnya, partisipasi alumni menjadi salah satu bentuk kepercayaan terhadap lembaga tempat mereka pernah menempuh pendidikan.
“Alumni yang sudah lulus dan bekerja juga masih mempercayakan untuk berkurban di sini,” tambahnya.
Daging kurban selanjutnya akan didistribusikan kepada masyarakat di sekitar lingkungan sekolah, desa-desa terdekat, serta wilayah lain yang membutuhkan.

Rizka juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi. Ia berharap kegiatan ini dapat terus berlangsung setiap tahun dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Semoga kurban yang dilaksanakan hari ini membawa keberkahan, baik bagi masyarakat sekitar maupun bagi kemajuan lembaga,” tuturnya.
Selain sebagai ibadah, kegiatan kurban ini juga dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran bagi siswa. Melalui kegiatan tersebut, anak-anak dikenalkan pada nilai-nilai pengorbanan yang dicontohkan Nabi Ibrahim.
“Ini juga bagian dari pendidikan karakter, agar anak-anak memahami makna berkurban dan kelak bisa mempraktikkannya,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu wali murid, Anggara, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang berjalan lancar. Ia menilai penyembelihan hewan kurban dapat diselesaikan dengan baik meski jumlahnya cukup banyak.
“Alhamdulillah kegiatan hari ini lancar, dengan jumlah kurban yang lumayan banyak bisa diselesaikan dengan cepat dan tanpa kendala,” katanya.
Ia mengaku memilih berkurban di lingkungan sekolah karena ingin sekaligus memberikan edukasi kepada anak-anaknya.
“Karena anak kami sekolah di sini, jadi sekalian untuk mengajarkan kalau punya rezeki lebih, kita bisa berkurban,” pungkasnya.

