Kiyai Zafaron Dorong Literasi Digital di Kalangan Penggiat Medsos Pekalongan
Infokotaonline.com, Kabupaten Pekalongan, 28 September 2025– Kiyai M. Zafaron dari Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, hadir dalam acara KOPDAR (Kopi Darat) Penggerak Literasi Digital & Penggiat Media Sosial Pekalongan yang diadakan pada Minggu, 28 September 2025, di RM. Cita Rasa Capgawen, Kedungwuni.
Acara yang dihadiri sekitar 50 orang ini juga melibatkan anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Hj. Nur Fatwah. Dalam kesempatan tersebut, Kiyai Zafaron menekankan pentingnya tanggung jawab dalam penyebaran informasi di era digital.
Ia mengutip ayat Al-Qur’an yang mengingatkan untuk selalu memeriksa kebenaran berita sebelum menyebarkannya agar tidak menimbulkan penyesalan. “Media sosial itu seperti pisau bermata dua. Tergantung siapa yang memakainya. Dulu ngobrol di warung saja bisa mengerikan kalau tidak berhati-hati, apalagi sekarang dengan sekali klik bisa memengaruhi psikologi seseorang,” ujarnya.
Kiyai Zafaron juga mengajak para penggiat literasi digital untuk terus melatih, mengadvokasi, dan memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya generasi muda, tentang bagaimana memanfaatkan media sosial secara positif.
Ia menekankan bahwa berita itu independen, dan yang memaknai positif atau negatif adalah individu itu sendiri. “Berita itu tidak ada yang negatif atau positif. Yang penting, kita tidak melakukan hal-hal yang tidak sesuai fakta. Kalau dulu wartawan punya cover both side, ya harus dilakukan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kiyai Zafaron mengajak seluruh peserta untuk membuat rencana tindak lanjut (RTL) yang konkret untuk meningkatkan literasi digital di Pekalongan.
Ia berharap, kegiatan ini menjadi momentum untuk menjadikan media sosial sebagai sarana perpustakaan kajian yang kuat dan relevan dengan perkembangan zaman. “Keterbukaan informasi ini adalah kesempatan bagi kita untuk merubah kondisi bangsa, kondisi masyarakat, dan mewujudkan kemerdekaan setiap insan,” pungkasnya.

Hj. Nur Fatwah Siap Fasilitasi Literasi Digital di Dapil XIII Jawa Tengah
Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Dapil XIII (Kabupaten Batang, Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, Kabupaten Pemalang), Hj. Nur Fatwah, menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi program literasi digital di wilayah yang diwakilinya.
Hal ini disampaikan saat sesi diskusi dalam acara KOPDAR Penggerak Literasi Digital & Penggiat Media Sosial Pekalongan, Minggu (28/09/2025). Hj. Nur Fatwah menjelaskan bahwa ia akan berupaya memfasilitasi jaringan internet dan pendanaan melalui kerjasama dengan Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah.
Ia juga menyebutkan adanya program siaran radio dengan tema yang beragam sebagai salah satu bentuk kerjasama yang telah berjalan. “Kami akan siap memfasilitasi semua kegiatan, baik itu edukasi maupun tentang literasi. Kalau lebih banyak (kegiatan), di sini lebih bagus,” ujarnya.
Politisi tersebut berharap, kegiatan literasi digital tidak hanya melibatkan para penggiat, tetapi juga masyarakat umum dan siswa. Menurutnya, masyarakat perlu diedukasi tentang apa itu literasi, manfaatnya, serta dampak positif dan negatif media sosial. “Lebih bagusnya lagi, siswa-siswa disertakan, karena mereka itu yang pikirannya masih labil. Mereka itu harus diberikan edukasi tentang literasi media sosial dan literasi digital,” imbuhnya.
Terkait program dari Kominfo, Hj. Nur Fatwah menyatakan bahwa program tersebut utamanya memfasilitasi jaringan internet, termasuk edukasi-edukasi seperti yang dilakukan dalam acara KOPDAR ini. Ia juga siap memfasilitasi komunikasi antara penyelenggara acara dengan pihak-pihak terkait.
“Karena saya ini kan mewakili Dapil 13, otomatis saya akan memberikan program-program kerja saya di 3 kabupaten dan 1 kota. Semisal sekarang ini dengan panjengan (Pekalongan), gak mungkin besoknya bulan depan atau bulan depannya itu dengan panjengan lagi. Saya akan menyentuh titik-titik di semua kabupaten di Dapil 13,” jelasnya.
Hj. Nur Fatwah menambahkan bahwa ia akan berusaha mengatur program-programnya agar dapat memberikan manfaat kepada masyarakat di seluruh wilayah Dapil XIII. “Apa gunanya aku jadi wakil panjengan (Anda),” pungkasnya.
Drc
Jurnalis juga seorang Konsultan Pertanian.
