Pekalongan, 17 Oktober 2025 – KB Mentari Desa Karangdowo, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, terus berupaya menjadi lembaga pendidikan anak usia dini yang berkualitas dan relevan dengan perkembangan zaman.
Didirikan pada 23 Juli 2021 di tengah pandemi COVID-19, KB Mentari memulai kegiatan belajar mengajar (KBM) secara terbatas di rumah-rumah pendidik. “Awalnya, karena masih PPKM, KBM dilaksanakan di rumah pendidik masing-masing dengan membagi anak-anak menjadi beberapa kelompok,” ujar Bunda Hamimah, Kepala Sekolah KB Mentari.
Seiring meredanya pandemi, KBM kemudian dipindahkan ke Aula Balai Desa Karangdowo pada sore hari. Kabar baik datang pada tahun ajaran 2024-2025, di mana KB Mentari berhasil memiliki gedung sendiri. Gedung tersebut terdiri dari dua lokal yang digunakan untuk kegiatan belajar mengajar dua kelompok atau kelas.
“Walaupun sarana dan prasarana masih dalam tahap pembenahan, kami terus berupaya memberikan yang terbaik tanpa mengurangi kualitas KBM,” tambah Bunda Hamimah.
KB Mentari menerapkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) terbaru dengan metode pembelajaran area. Metode ini memberikan kebebasan kepada anak-anak untuk memilih kegiatan yang diminati. “Anak-anak bebas memilih keterampilan apa yang ingin mereka pelajari. Bunda pendidik telah menyiapkan berbagai kegiatan yang bisa dipilih anak-anak,” jelas Bunda Hamimah.
Aktivitas Harian di KB Mentari Kegiatan di KB Mentari dimulai pukul 07.00 hingga 10.15. Pagi hari diawali dengan penyambutan siswa di depan kelas, dilanjutkan dengan morning activity yang meliputi melafalkan surah-surah pendek, belajar bahasa tulis Al-Qur’an dengan metode fasuhati, tracing line untuk melatih kemampuan memegang pensil, serta pengenalan huruf melalui flashcard.
Setelah morning activity, kegiatan dilanjutkan dengan doa, hadis, pengenalan surah-surah pendek, Asma’ul Husna, bernyanyi, tepuk tangan, dan bercerita. Kemudian, anak-anak mengikuti kegiatan motorik, baik motorik halus maupun kasar, seperti meremas, melompat, dan menangkap bola. Setelah istirahat, kegiatan kedua dilaksanakan sesuai dengan tema yang telah disiapkan oleh pendidik.
Kelebihan KB Mentari: Pendidik Berpengalaman dan Pengenalan Multibahasa
KB Mentari memiliki empat pendidik yang kompeten, berpengalaman, dan ramah dalam berkomunikasi. Selain itu, KB Mentari juga mengenalkan berbagai bahasa kepada anak-anak, seperti bahasa Arab, bahasa Inggris, dan bahasa Jawa, selain bahasa Indonesia. Pengenalan bahasa ini diaplikasikan melalui kegiatan Saparia, berhitung, mengenal warna, dan mengenal angka.
Testimoni Wali Murid: KB Mentari Membantu Anak Mandiri dan Berakhlak Mulia
Selain informasi dari pihak sekolah, kami juga mewawancarai Ibu Mima, wali murid dari Muhammad Ibran Alfaro yang bersekolah di kelas afektif KB Mentari.
Ibu Mima mengungkapkan alasannya memilih KB Mentari sebagai tempat pendidikan anaknya. “Selain dekat, biaya di sini tergolong lumayan murah dibandingkan PAUD lain. Bunda-bunda pendidiknya juga sudah berpengalaman semua,” ujarnya. Setelah menyekolahkan anaknya di KB Mentari, Ibu Mima merasakan dampak positif yang signifikan. “Anaknya sudah mandiri.
Kalau sudah belajar training juga sudah bisa bawa sendiri. Intinya sudah sedikit-sedikit bisa mandiri, sudah bisa pegang pensil, yang dulunya kan belum bisa apa-apa sebelum masuk ke sini,” jelasnya.
Ibu Mima juga mengajak warga Desa Karangdawa untuk mendaftarkan anak-anaknya di KB Mentari. “Saya terus terang ya, seluruh warga Karangdowo intinya berbondong-bondong mendaftarkan anaknya di sini. Karena di sini bunda-bunda pendidiknya sudah berpengalaman, ramah-ramah, dan juga sudah terdaftar. Pembelajarannya sudah sesuai standar PAUD,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Ibu Mima menambahkan bahwa KB Mentari juga menekankan pendidikan agama melalui salat duha setiap hari Rabu. “Jadi, pembelajaran agama sama umumnya itu fleksibel. Masalah SPP juga tergolong murah, sangat terjangkau menurut saya dari sekolah lain,” pungkasnya.
“Kami juga memberikan biaya yang terjangkau,” pungkas Bunda Hamimah. Dengan berbagai keunggulan tersebut, serta dukungan dari wali murid, KB Mentari diharapkan dapat menjadi pilihan utama bagi orang tua yang ingin mengembangkan potensi anak-anaknya sejak usia dini.
Drc
Jurnalis juga seorang Konsultan Pertanian.
