Infokotaonline.com
Pekalongan – Upaya meningkatkan kesiapsiagaan dalam penanganan kecelakaan lalu lintas terus dilakukan Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Pekalongan. Melalui program Forum Belajar Bersama, puluhan personel Sat Lantas dibekali kemampuan penanganan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pekalongan.
Pelatihan digelar pada Sabtu (6/12/2025) di Gedung Presisi Polres Pekalongan dan diikuti seluruh jajaran Sat Lantas, mulai dari KBO, Kaurmintu, Kanit Turjagwali, Kanit Kamsel hingga anggota lapangan. Dalam kegiatan tersebut, personel mendapatkan materi praktik dan teori mengenai penanganan korban kecelakaan sebelum bantuan medis lanjutan tiba di lokasi.
Kasat Lantas Polres Pekalongan, AKP Rony Hidayat, S.H., M.H., menegaskan pentingnya kemampuan petugas lapangan dalam memberikan pertolongan pertama saat terjadi kecelakaan lalu lintas.
“Menit awal setelah kecelakaan merupakan fase krusial yang menentukan keselamatan korban. Karena itu, kemampuan anggota Sat Lantas dalam penanganan cepat, tepat, dan profesional sangat dibutuhkan,” ujarnya.
Menurut AKP Rony, pelatihan ini bukan hanya meningkatkan kapasitas personel, tetapi juga sebagai bentuk komitmen Polres Pekalongan memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, terutama dalam situasi darurat di jalan raya.
“Kami tidak hanya bertugas mengatur lalu lintas atau melakukan penindakan pelanggaran. Di lapangan, anggota sering kali menjadi pihak pertama yang tiba di lokasi kecelakaan. Dengan latihan ini, kami berharap anggota dapat bertindak sigap, mulai dari stabilisasi cedera hingga evakuasi aman,” jelasnya.
Sementara itu, narasumber dari PMI memberikan materi mengenai teknik penanganan luka, pendarahan, pemasangan bidai, hingga prosedur penanganan cedera kepala dan tulang belakang. Para peserta juga diberi kesempatan praktik langsung agar metode penanganan dapat diaplikasikan sesuai standar.
Pelatihan ini akan dilakukan secara berkala sebagai bentuk peningkatan kompetensi personel dalam mendukung keselamatan lalu lintas serta pengurangan angka fatalitas korban kecelakaan.
(war)
