PEKALONGAN,– Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah, Harun Abdul Khafizh, menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak banjir di dua wilayah Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, Rabu (21/1/2026) malam. Penyaluran bantuan dilakukan sejak pukul 20.00 WIB hingga 23.00 WIB, menyasar Desa Pacar dan Desa Tegaldowo yang terdampak cukup parah akibat banjir.
Penyaluran bantuan dilakukan bersama relawan Lintas Komunitas Peduli Pekalongan (LKPP), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), serta didampingi Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kecamatan Tirto. Bantuan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga, salahsatunya warga Desa Tegaldowo yang saat ini masih minim bantuan.
Adapun bantuan yang disalurkan meliputi pakaian anak, makanan siap saji, lauk siap saji, kasur, tenda gulung, selimut, family kit, serta peralatan dapur keluarga. Seluruh bantuan tersebut berasal dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
“Ini semua dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. dan saya selaku anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah turut prihatin atas Musibah yang dialami masyarakat.” Jelasnya.
Harun menyampaikan bahwa kondisi banjir di Desa Tegaldowo hampir merata di seluruh wilayah desa. Bahkan, untuk menjangkau beberapa titik terdampak, tim harus menggunakan jalur alternatif karena akses terdekat tidak dapat dilalui kendaraan.
“Nyaris dari seluruh wilayah Desa Tegaldowo terdampak banjir. Kemarin kami juga ke Desa Mulyorejo, namun harus lewat jalan memutar dari Kota Pekalongan, karena kalau lewat jalan yang dekat mobilnya takut tenggelam,” jelasnya.
Selain menyerahkan bantuan, Harun juga meminta agar koordinasi lintas pihak terus diperkuat selama fase tanggap darurat. Ia secara khusus meminta LKPP untuk membantu pendataan kebutuhan warga agar distribusi bantuan dapat terus mengalir dan tepat sasaran.
Lebih lanjut, Harun menegaskan pentingnya penanganan banjir secara menyeluruh, tidak hanya saat bencana terjadi, tetapi juga melalui upaya jangka panjang dari wilayah hulu hingga hilir.
“Mari berusaha bersama-sama, kami terus berupaya melakukan tindakan dari hulu ke hilir. Hutannya kita perbaiki agar saat hujan air bisa tertahan di hulu dan tidak langsung ke hilir. Mudah-mudahan banjir ini segera surut,” pungkas Harun.

