PEKALONGAN, — Laskar Macan Ali Nuswantara Kesultanan Cirebon Daerah Pekalongan menggelar kegiatan rutin malam Jumat berupa pembacaan Yasin dan tahlil di Desa Proto, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Kamis malam (24/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda rutin sekaligus momentum untuk mengenang jasa para leluhur serta menjaga nilai kebudayaan dan kerukunan di tengah masyarakat.
Panglima Laskaragung Macan Ali Kasepuhan Cirebon Daerah Pekalongan, Nunung Dwi Nugroho, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga diisi dengan ziarah ke makam para leluhur.
“Acara malam ini ialah acara rutinan. Kedua, sekalian kita ziarah ke makam para leluhur. Saya serta mengenang jasa-jasa para leluhur, dan kita tetap menjaga apa yang para leluhur sampaikan,” kata Nunung.
Menurutnya, pelestarian budaya membutuhkan keterlibatan masyarakat, terutama di tengah masuknya berbagai budaya dari luar.
Ia berharap masyarakat sekitar turut membantu menjaga budaya yang selama ini dinilai mulai menipis.
“Jadi, kalau bukan kita, siapa lagi? Dan mulai dari hari ini kita lestarikan budaya di Pekalongan, khususnya di Desa Proto ini,” ujarnya.
Nunung juga menyebut masyarakat yang ingin bergabung dengan Laskar Macan Ali tidak dibebani persyaratan khusus. Menurutnya, kemauan dan ketulusan menjadi hal utama bagi masyarakat yang ingin bergabung.
“Untuk masyarakat yang ingin bergabung dengan Macan Ali, tidak ada persyaratan. Persyaratannya satu, dia memang tulus dari hati, terpanggil hatinya untuk masuk, kita terima,” katanya.
Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Ar-Rohman Desa Proto, Ustaz Atho’illah, menyambut positif kegiatan tersebut.
Menurutnya, kegiatan pembacaan Yasin dan tahlil yang dilakukan Laskar Macan Ali dapat menjadi contoh kegiatan positif, khususnya bagi generasi muda.
“Alhamdulillah, itu kegiatan yang sangat baik menurut saya, karena itu juga bisa menjadi contoh bagi para pemuda-pemuda nanti di masa depannya,” kata Atho’illah.
Ia berharap kegiatan Laskar Macan Ali semakin terbuka bagi masyarakat. Dengan demikian, warga yang tertarik dapat mengetahui kegiatan dan cara bergabung dengan organisasi tersebut.
“Harapan saya lebih terbuka lagi untuk warga masyarakat. Karena saya yakin pasti banyak yang ingin gabung, karena itu merupakan suatu kegiatan yang positif dan juga resmi,” ujarnya.
Atho’illah juga berharap Laskar Macan Ali ke depan dapat semakin mengayomi dan mengajak masyarakat secara luas untuk mengenal berbagai kegiatan yang dijalankan.
Di sisi lain, Korwil Barakuda Desa Proto, Muhammad Nur Akasah, mengatakan kegiatan malam Jumat tersebut merupakan agenda rutin yang digelar melalui sinergi dengan Laskaragung Macan Ali Nuswantara Kraton Kasepuhan Cirebon.
Ia mengapresiasi kehadiran para anggota dan pihak yang telah meluangkan waktu untuk mengikuti kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah rekan-rekan sangat optimis, banyak yang datang. Jadi saya berterima kasih sekali untuk rekan-rekan semuanya yang sudah bersedia meluangkan waktu untuk hadir di sini,” kata Akasah.
Terkait keberadaan Barakuda yang masih tergolong baru, ia berharap ke depan koordinasi antar-Korwil dapat semakin solid. Koordinasi tersebut diharapkan dapat mendukung sosialisasi kepada masyarakat mengenai keberadaan, kegiatan, dan tujuan Paguyuban Barakuda.
“Ke depannya kami harap bisa solid untuk saling koordinasi antar-Korwil, agar bisa saling membantu dalam memperkenalkan atau bersosialisasi ke masyarakat, untuk memperkenalkan apa itu Barakuda dan kegiatan-kegiatan dan tujuannya dari Paguyuban Barakuda tersebut,” pungkasnya.

