Infokotaonline.com
Pekalongan Kota – Insiden kecelakaan terjadi di area pintu masuk parkir Stasiun Pekalongan, Kota Pekalongan, Selasa (24/3/2026), ketika seorang calon penumpang kereta api terluka akibat tertimpa palang pintu otomatis. Peristiwa ini memicu sorotan terhadap sistem keamanan dan pengawasan di kawasan stasiun.
Korban berinisial S, seorang ibu rumah tangga asal Kelurahan Kauman, Kecamatan Pekalongan Timur, mengalami luka di bagian kepala setelah palang otomatis tiba-tiba menutup saat dirinya melintas. Kejadian tersebut berlangsung ketika korban hendak memasuki area stasiun untuk melakukan perjalanan menggunakan kereta api.
Menurut keterangan korban, insiden bermula saat dirinya sempat memesan tiket, namun tidak mendapatkan kursi karena penuh. Ia kemudian memutuskan keluar dari area stasiun untuk sementara waktu.
“Awalnya saya pesan tiket, tapi masih penuh, jadi saya keluar dulu. Saat itu ada mobil melintas dan palang pintu masih terbuka. Ketika saya lewat, tiba-tiba palang otomatis menutup dan mengenai kepala saya,” ujar korban saat menceritakan kronologi kejadian.
Benturan tersebut menyebabkan korban terjatuh dan mengalami rasa sakit cukup hebat hingga hampir kehilangan kesadaran. Kondisi ini diperparah dengan tidak adanya petugas yang sigap memberikan pertolongan pertama di lokasi kejadian.

Korban mengaku sempat menunggu beberapa saat, namun tidak ada petugas yang datang membantu. Ia menilai, minimnya kehadiran petugas di area pintu masuk parkir menjadi salah satu faktor yang memperburuk situasi.
“Saya datang jalan kaki, dan saat kejadian tidak ada petugas di sekitar pintu masuk parkir. Saya juga sempat menunggu, tapi tidak ada yang menolong,” tambahnya.
Pertolongan justru datang dari warga yang berada di sekitar area parkir, yang kemudian membantu korban setelah insiden tersebut terjadi.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius bagi pengguna jasa transportasi kereta api, khususnya terkait aspek keselamatan di fasilitas penunjang seperti pintu masuk parkir. Sistem palang otomatis yang seharusnya meningkatkan keamanan justru dapat membahayakan jika tidak diimbangi dengan pengawasan dan perawatan yang memadai.
Sejumlah pengguna berharap pihak pengelola stasiun segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem operasional palang otomatis, termasuk memastikan adanya petugas yang berjaga untuk mengantisipasi kejadian serupa.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola Stasiun Pekalongan terkait insiden tersebut. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut mengenai penyebab kejadian serta langkah penanganan yang akan diambil.
(Ar/war)
