infokotaonline.com
Pekalongan, 1 November 2026 — Meski sebagian wilayah Kabupaten Pekalongan telah memasuki awal musim hujan dengan intensitas ringan, krisis air bersih masih melanda sebagian warga. Menanggapi kondisi tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pekalongan bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mendistribusikan bantuan air bersih ke Desa Jetak Kidul, tepatnya di Dukuh Glocon dan Dukuh Sipete.
Bantuan air bersih ini disalurkan untuk meringankan beban warga yang masih kesulitan memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Berdasarkan pantauan di lapangan, sumur-sumur bor dan sumur gali milik warga belum dapat berfungsi secara maksimal karena debit air dari sumber mata air bawah tanah belum pulih sepenuhnya.
Kehadiran truk tangki air bersih dari kolaborasi Baznas dan BPBD ini disambut antusias oleh warga setempat. Salah seorang warga Dukuh Glocon, Dewi (35), mengaku sangat terbantu dengan adanya pasokan air bersih tersebut.
“Kami sangat terbantu dengan adanya bantuan air bersih ini, terutama untuk kebutuhan sehari-hari seperti mandi dan mencuci pakaian,” ujar Dewi saat ditemui di lokasi penyaluran air.
Senada dengan Dewi, Eka, warga Dukuh Sipete, juga merasakan manfaat langsung dari program darurat air bersih ini. Ia berharap pasokan air bersih dapat terus berlanjut hingga kondisi sumur warga kembali normal dan debit air mata air pulih sepenuhnya.
Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan Baznas dan BPBD Kabupaten Pekalongan masih memantau titik-titik rawan kekeringan lainnya guna memastikan kebutuhan air bersih masyarakat terpenuhi di masa transisi musim hujan ini. (har)
