PEKALONGAN – Laskar Agung Macan Ali Nuswantara Kesultanan Cirebon resmi mengukuhkan Nunung Dwi Nugroho sebagai Panglima Laskar Agung Macan Ali Kabupaten Pekalongan. Prosesi pengukuhan digelar di Desa Pungangan, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan, Sabtu (1/8/2026).
Pengukuhan dipimpin langsung oleh Panglima Tinggi Laskar Agung Macan Ali Nuswantara Kesultanan Cirebon, Mamo Prabu Diaz, serta dihadiri jajaran panglima dari berbagai daerah, di antaranya Jakarta Selatan dan Cirebon Barat, bersama para sesepuh serta perintis Macan Ali di wilayah Pekalongan.
Mamo Prabu Diaz mengatakan, pengukuhan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat keberadaan Laskar Agung Macan Ali di berbagai daerah. Menurutnya, organisasi tersebut merupakan laskar Kesultanan Cirebon yang mengacu pada sejarah perjuangan tahun 1527 saat pasukan Kesultanan Cirebon bersama Fatahillah mengusir Portugis dari Sunda Kelapa.
Ia menjelaskan, Laskar Agung Macan Ali Nuswantara kembali dibangkitkan pada 2 Oktober 2016 dengan semangat menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berlandaskan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.
“Visi kami menjaga marwah leluhur melalui pelestarian adat, tradisi, dan budaya. Budaya itu luas, mulai dari silaturahmi, gotong royong, kebersamaan, hingga saling menghormati tanpa memandang suku, agama, maupun status sosial,” ujarnya.
Menurut Mamo Prabu Diaz, seorang panglima memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga keguyuban, menjadi pengayom, serta meneruskan ajaran para leluhur. Karena itu, setiap calon anggota maupun calon panglima harus melalui proses pembinaan sebelum dipercaya mengemban amanah.
Ia juga menegaskan bahwa masyarakat Pekalongan yang ingin bergabung dengan Laskar Agung Macan Ali dapat mendaftarkan diri melalui kepengurusan Kabupaten Pekalongan yang dipimpin Panglima Nunung. Persyaratannya hanya menyerahkan fotokopi KTP dan mengisi formulir, kemudian mengikuti masa pengamatan selama tiga bulan tanpa dipungut biaya.
Sementara itu, Wakil Panglima Tinggi Laskar Agung Macan Ali Nuswantara Kesultanan Cirebon, Vera Fitriani, menyebut pelantikan tersebut menjadi momentum bersejarah bagi perkembangan organisasi di Kabupaten Pekalongan.
“Semoga Panglima Pekalongan dapat menjalankan amanah dengan sukses dan mulia. Laskar Agung Macan Ali telah tersebar di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Pekalongan, dan diharapkan terus bersinergi membangun negeri,” katanya.
Panglima Laskar Agung Macan Ali Kabupaten Pekalongan, Nunung Dwi Nugroho, mengaku bersyukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.
Ia berkomitmen menjaga marwah organisasi serta menjalankan amanah yang diberikan oleh pimpinan pusat. Selain itu, dirinya mengajak seluruh anggota untuk terus mempererat persaudaraan dan membangun kembali komunikasi antarsesama anggo”Saya berharap seluruh anggota tetap menjaga marwah Macan Ali. Mari kita satukan kembali saudara-saudara yang selama ini mungkin sudah tidak berkomunikasi, kita rangkul semuanya dalam semangat kebersamaan,” pungkasnya.

