Infokotaonline.com
Kesesi, Pekalongan – Senyum sumringah tak henti terpancar dari wajah Kirno, warga Dukuh Karang Moncol, Desa Windurojo, Kecamatan Kesesi. Rumahnya kini tengah direhabilitasi melalui program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Pekalongan dengan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-125 tahun 2025.
Program yang mulai berjalan sejak Rabu (23/7/2025) ini menjadi harapan baru bagi Kirno, yang selama puluhan tahun tak mampu memperbaiki rumahnya karena kendala ekonomi.
Peninjauan Tim Wasev TMMD
Kamis (7/8/2025), Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Penanggung Jawab Operasional (PJO) TMMD Reguler ke-125 yang dipimpin Waasrena Kasad Bidang Pengendalian, Brigjen TNI Parlindungan Hutagalung, S.AP., meninjau langsung progres perbaikan rumah Kirno.
Saat kunjungan, rumah tersebut masih dalam tahap perakitan besi yang menjadi rangka tembok. Brigjen Hutagalung sempat bercanda kepada Kirno agar ikut terlibat aktif.
“Ini bapak Alhamdulillah terpilih untuk mendapatkan bantuan RTLH hasil kolaborasi Pemkab Pekalongan, TNI, Polri, dan masyarakat. Nanti sambil dibantu ya pak, jangan hanya jadi mandor saja,” ujarnya sambil tersenyum.
Kirno sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas. Ia biasa mengangkut hasil bumi seperti pisang yang dibeli tengkulak untuk dimuat ke mobil. Penghasilan yang tidak menentu membuatnya tak sanggup memperbaiki rumah yang dibelinya dalam kondisi bekas.
Ia memiliki seorang anak yang kini menempuh pendidikan di pondok pesantren, sementara istrinya bekerja di perantauan untuk membantu ekonomi keluarga.
“Kondisi rumah ini sudah lama kurang layak. Karena beli bekas dan terkendala biaya, saya belum bisa memperbaikinya. Dengan adanya program ini, saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada semua pihak, Pemerintah Kabupaten, TNI, Polri, perangkat desa, dan masyarakat,” tutur Kirno dengan mata berbinar.
Program RTLH TMMD Reguler ke-125 ini menjadi bukti sinergi nyata antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan warga. Di Desa Windurojo, kegiatan ini bukan hanya membangun rumah, tetapi juga membangun semangat gotong royong warga desa.
Bantuan yang diterima Kirno menjadi salah satu dari sejumlah sasaran fisik TMMD, yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat. Selain rehabilitasi rumah, program ini juga mencakup pembangunan infrastruktur desa seperti jalan dan fasilitas umum.
Kirno mengaku akan menjaga rumah barunya sebaik mungkin. “Bagi saya, ini bukan sekadar rumah, tapi juga wujud kepedulian banyak orang yang ingin membantu,” ujarnya.
(Reza/war)
