PEKALONGAN, -Universitas Terbuka (UT) sebagai Perguruan Tinggi Negeri terus berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui berbagai program pendidikan. Salah satu program unggulannya adalah Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Desa yang ditujukan bagi aparatur pemerintah desa.
Melalui program tersebut, Kepala Desa, Perangkat Desa, Ketua, dan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang memiliki pengalaman kerja minimal dua tahun dapat memperoleh pengakuan pembelajaran lampau setara 35 hingga 50 SKS. Dengan skema tersebut, peserta berkesempatan meraih gelar Sarjana Ilmu Pemerintahan (S.I.P.) dengan masa studi yang lebih singkat.
Program ini didukung sistem Pendidikan Tinggi Jarak Jauh (PTJJ) Universitas Terbuka, sehingga peserta tetap dapat mengikuti perkuliahan tanpa mengganggu aktivitas pekerjaan sehari-hari. Selain itu, biaya pendidikan yang terjangkau menjadi salah satu keunggulan program tersebut.
Sebagai bagian dari Universitas Terbuka, Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) Kedungwuni aktif menyosialisasikan Program RPL Desa kepada aparatur pemerintah desa di berbagai kecamatan di Kabupaten Pekalongan.
Kepala SALUT Kedungwuni, Siswoyo, mengatakan sosialisasi telah dilaksanakan di sejumlah wilayah, yakni Kecamatan Talun, Doro, Kajen, Kesesi, Kandangserang, Karanganyar, Siwalan, serta terbaru di Kecamatan Sragi.
“Sosialisasi Program RPL Desa telah kami laksanakan di Kecamatan Talun, Doro, Kajen, Kesesi, Kandangserang, Karanganyar, Siwalan, dan hari ini di Kecamatan Sragi,” kata Siswoyo.
Ia menambahkan, Kepala Desa, Perangkat Desa, maupun Ketua dan Anggota BPD yang berminat mengikuti Program RPL Desa dapat melakukan pendaftaran secara langsung di Sekretariat SALUT Kedungwuni yang berlokasi di Komplek Gedung PCNU Kabupaten Pekalongan.
“Bagi Kepala Desa, Perangkat Desa, maupun Ketua dan Anggota BPD yang berminat mengikuti Program RPL Desa, pendaftaran dapat dilakukan secara langsung di Sekretariat SALUT Kedungwuni yang berlokasi di Komplek Gedung PCNU Kabupaten Pekalongan,” ujar Siswoyo.

