PEKALONGAN, – H. Ruben R. Prabu Faza resmi memimpin Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pekalongan masa bakti 2026–2030. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan tersebut menargetkan peningkatan prestasi atlet pencak silat, termasuk meraih medali emas pada kompetisi mendatang.
Target tersebut disampaikan Ruben seusai pengukuhan dan pelantikan pengurus IPSI Kabupaten Pekalongan di Pendopo Bupati Pekalongan, Rabu (14/10/2026) siang. Ia berharap kepengurusan baru mampu mendorong pembinaan atlet agar lebih kompetitif, meskipun jumlah atlet yang lolos kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun ini lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada Porprov sebelumnya di kawasan Pati Raya, atlet pencak silat Kabupaten Pekalongan berhasil mencapai babak final dan meraih medali perak. Capaian tersebut menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi bagi kepengurusan baru untuk meningkatkan hasil pada kompetisi berikutnya.
“Kami kemarin di Porprov sudah merasa bangga bisa ikut final di Pati Raya, tapi mungkin karena kurang kerja keras, kami hanya dapat perak. Mudah-mudahan di periode ini, walaupun kemarin hasil dari kualifikasi kami lolos lebih sedikit dari tahun lalu, mudah-mudahan bisa mendapatkan emas,” ungkap Ruben.
Pada Porprov Jawa Tengah yang dijadwalkan berlangsung 25–30 Oktober 2026, IPSI Kabupaten Pekalongan akan memberangkatkan tiga atlet. Ruben berharap para atlet tersebut dapat tampil maksimal dan memberikan hasil terbaik bagi daerah.
Menurut Ruben, peningkatan prestasi tidak bisa dilakukan hanya oleh pengurus IPSI. Diperlukan keterlibatan seluruh perguruan pencak silat dan para pendekar, serta dukungan pemerintah daerah dan unsur terkait untuk memperkuat pembinaan sekaligus menjaga kondusivitas wilayah.
Ia juga menegaskan bahwa kepengurusan IPSI Kabupaten Pekalongan harus mampu membangun kebersamaan agar pencak silat semakin berkembang dan mampu bersaing di tingkat yang lebih luas.
“Tentunya saya tidak bisa melaksanakan sendiri. Diperlukan kerja sama seluruh perguruan dan pendekar untuk mendukung pemerintah serta menjaga kondusivitas Kabupaten Pekalongan bersama Pak Kapolres dan Pak Dandim. Cita-cita besar kami adalah memajukan prestasi pencak silat. Sebab, pada akhirnya, prestasi menjadi tujuan utama. Mudah-mudahan kepengurusan ini dapat semakin memajukan prestasi IPSI Kabupaten Pekalongan, karena pencak silat kini tidak hanya berkembang di Indonesia, tetapi juga mendunia,” pungkasnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, H. Sukirman, S.S., M.S., menyampaikan ucapan selamat kepada Ruben dan seluruh pengurus IPSI yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan baru mampu meningkatkan prestasi olahraga sekaligus menjaga kelestarian nilai-nilai luhur pencak silat sebagai bagian dari tradisi dan warisan budaya.
Sukirman juga mengingatkan agar pengurus tidak berkecil hati apabila hasil yang diraih belum sesuai harapan. Menurutnya, capaian yang ada perlu dijadikan bahan evaluasi untuk memperkuat pembinaan atlet ke depan.
“Kita berpesan, tidak perlu berkecil hati. Kalau kemarin belum berprestasi mendapatkan emas, baru perak. Besok kita Porprov mengirimkan tiga atlet. Saya kira di tengah situasi seperti ini juga sangat cukup bagus. Tinggal kita pertahankan, kita dorong untuk semoga berprestasi, harapan kita itu,” ungkapnya.
Dalam mendukung pembinaan olahraga, Pemerintah Kabupaten Pekalongan juga berupaya mengoptimalkan penggunaan anggaran yang terbatas agar lebih berfokus pada kebutuhan atlet, mulai dari latihan hingga keikutsertaan dalam kompetisi.
Sukirman menyebut keterlibatan dunia usaha diperlukan untuk memperkuat dukungan terhadap cabang olahraga, termasuk melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR).
“Tapi yang jelas, kita terus berkomitmen dan semoga bisa merangkul para pelaku usaha untuk menjadi bapak asuh bagi cabang olahraga IPSI, menjadi mitra, serta membangun sinergi melalui CSR maupun bentuk dukungan lainnya. Berbagai upaya pembinaan ini bisa kita lakukan bersama-sama sebagai terobosan untuk menjawab tantangan yang ada, termasuk tantangan fiskal yang saat ini dihadapi, baik di tingkat nasional, provinsi, maupun kabupaten, sehingga tetap diperlukan dorongan dan dukungan bersama,” tegasnya.
Ketua KONI Kabupaten Pekalongan, Suryono, S.Ag., menambahkan bahwa kontingen Kabupaten Pekalongan tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti Porprov Jawa Tengah. Kontingen tersebut akan mengikuti 27 cabang olahraga dengan total 124 atlet. Jumlah keseluruhan personel, termasuk ofisial, pengurus, dan pendamping, diperkirakan hampir 200 orang.
Sementara itu, Ketua IPSI Provinsi Jawa Tengah, H. Hari Nuryanto Sudiro, menyampaikan bahwa pencak silat memiliki peluang untuk berkembang di tingkat internasional dan tengah dipersiapkan menuju Olimpiade melalui program Road to Olympic. Ia berharap atlet pencak silat Kabupaten Pekalongan mampu meraih hasil terbaik pada Porprov dan mengharumkan nama daerah.

